Brebes dan Losari dikenal sebagai wilayah dengan banyak lahan pertanian dan area pesisir, sehingga tidak sedikit warga yang bekerja sebagai petani maupun nelayan. Sayangnya, pekerjaan ini juga membawa risiko tersendiri bagi kesehatan mata yang sering tidak disadari ‚ padahal paparannya terjadi hampir setiap hari, bertahun-tahun lamanya.
Kenapa Pekerja Luar Ruangan Lebih Berisiko?
- Paparan sinar UV berlebih ‚ bekerja di bawah terik matahari dalam waktu lama meningkatkan risiko kerusakan mata akibat radiasi ultraviolet
- Debu dan angin ‚ umum dialami petani saat mengolah lahan, bisa menyebabkan iritasi dan mempercepat munculnya pterigium
- Silau pantulan air ‚ khusus nelayan, permukaan air memantulkan sinar matahari sehingga paparan UV ke mata menjadi berlipat ganda dibanding di darat
- Paparan bahan kimia ‚ petani yang menggunakan pestisida atau pupuk kimia berisiko mengalami iritasi mata apabila terkena percikan atau uapnya
- Kurangnya kebiasaan memakai pelindung mata ‚ kacamata pelindung belum jadi kebiasaan umum di kalangan pekerja lapangan
Gangguan Mata yang Rentan Dialami
- Pterigium ‚ selaput yang tumbuh di bagian putih mata akibat paparan UV, debu, dan angin dalam jangka panjang
- Katarak dini ‚ paparan UV berlebih dapat mempercepat munculnya katarak dibanding usia normalnya
- Mata kering ‚ akibat paparan angin dan debu yang terus-menerus
- Konjungtivitis / iritasi mata ‚ dari debu, bahan kimia, atau air yang tidak bersih
- Photokeratitis ‚ semacam “kulit terbakar” pada permukaan mata akibat paparan UV berlebih, terutama pada nelayan yang terpapar silau air seharian
Gejala yang Perlu Diwaspadai
- Mata merah, perih, atau terasa mengganjal setelah bekerja seharian
- Mata terasa kering atau berair berlebihan
- Muncul selaput atau bercak pada bagian putih mata
- Penglihatan mulai buram atau silau berlebihan, terutama di siang hari
- Sensasi seperti terbakar pada mata setelah lama di bawah sinar matahari langsung
Cara Melindungi Mata Saat Bekerja
- Gunakan kacamata pelindung UV saat bekerja di ladang maupun melaut ‚ untuk nelayan, kacamata dengan lensa polarized membantu mengurangi silau pantulan air
- Pakai topi lebar atau caping untuk mengurangi paparan langsung sinar matahari ke wajah dan mata
- Hindari menyentuh atau mengucek mata dengan tangan yang belum dicuci, terutama setelah kontak dengan pestisida
- Gunakan pelindung mata (goggle) saat menyemprot pestisida atau pupuk kimia
- Sediakan air bersih untuk membilas mata segera apabila terkena debu atau bahan kimia
- Istirahatkan mata secara berkala, terutama saat bekerja di bawah terik matahari dalam waktu lama
Kapan Harus Periksa ke Dokter Mata?
Karena paparan risiko terjadi setiap hari, pemeriksaan mata rutin sangat penting bagi petani dan nelayan ‚ idealnya minimal setahun sekali, meski belum ada keluhan. Segera periksakan diri apabila muncul selaput pada mata, penglihatan mulai buram, atau iritasi tidak kunjung membaik setelah beberapa hari.
Pekerjaan sebagai petani dan nelayan adalah tulang punggung banyak keluarga di Brebes. Menjaga kesehatan mata sejak dini akan membantu Anda tetap bisa bekerja dengan penglihatan yang jelas untuk waktu yang lama.
Sering terpapar debu, sinar matahari, atau silau air saat bekerja?
Periksakan mata Anda di Brebes Eye Center
Artikel ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan pemeriksaan langsung oleh dokter mata.

